Kendati sebuah gedung menggunakan kaca dan memakai
AC untuk menjinakkan panasnya udara luar, bukan berarti orang-orang yang tinggal
di dalamnya bebas polusi. Pada umumnya
tiap ruangan dalam gedung menggunakan 2 buah AC dari 1,5 pk (1 pk ~ 750 watt).POLUSI DALAM GEDUNG
Kendati sebuah gedung menggunakan kaca dan memakai
AC untuk menjinakkan panasnya udara luar, bukan berarti orang-orang yang tinggal
di dalamnya bebas polusi. Pada umumnya
tiap ruangan dalam gedung menggunakan 2 buah AC dari 1,5 pk (1 pk ~ 750 watt).MEMBUAT HUJAN DENGAN BAKTERI
Hujan
buatan di Indonesia pada umumnya dilakukan dengan menebarkan garam dapur (NaCl)
atau kombinasinya dengan senyawa organik (urea) sebagai inti kondensasi
air. Hal ini didasarkan pada kenyataan
bahwa berbagai bahan kimia antara lain KCl atau NH4Cl dapat menjadi
inti pembentukan es pada suhu -10°C atau lebih rendah.
KUNCI JAWABAN KIMIA SNMPTN 2012
KUNCI JAWABAN KIMIA SNMPTN 2012
1Kunci jwbn #kimia #SNMPTN 2012 kode 131 no 31-45:
CCBAD EBEBC EDAAC
2Kunci jwbn #kimia #SNMPTN 2012 kode 132 no 31-45:
CDEAB CDABC DAEAB
3Kunci jwbn #kimia #SNMPTN 2012 kode 133 no 31-45:
CBEAB BCDDC EACBA
PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI PUPUK UREA MENGGUNAKAN ALGA MERAH

Proses pertumbuhan mikroalga memerlukan unsur-unsur esensial yang terdiri atas makronutrien dan mikronutrien. Dengan memanfaatkan kebutuhan proses pertumbuhannya, alga merah Porphyridium cruentum memiliki potensi untuk menyerap polutan amonium dan nitrat di dalam limbah cair. Penyerapan tersebut perlu dilakukan karena bila limbah yang mengandung senyawa nutrien tinggi, misalnya lembah pupuk urea yang masuk ke perairan, maka dalam jangka panjang akan menyebabkan eutrofikasi. Beberapa dampak dapat muncul akibat eutrofikasi, yakni bau dan rasa yang tidak sedap, kekurangan (deplesi) oksigen pada malam hari, penetrasi cahaya ke dalam kolam air berkurang, kematian ikan, dan keracunan pada hewan maupun manusia.
KOLESTEROL DAN KELEBIHAN LEMAK TUBUH

Kelebihan makanan yang dikonsumsi setiap hari secara kumulatif akan ditimbun sebagai cadangan energi dalam bentuk lemak tubuh. Kelebihan lemak tubuh di dinding rongga perut, yang mendorong pembentukan kolesterol diduga kuat berkaitan dengan penyakit jantung koroner. Salah satu penyebabnya adalah tingginya kolesterol total dan LDL (low density lipoprotein), serta rendahnya HDL (high density lipoprotein). Kolesterol LDL dapat menyebabkan pengapuran pembuluh koroner. Untuk setiap kenaikan 1 mg/dL kolesterol LDL, resiko penyakit jantung koroner meningkat sekitar 1%. Karena itu kadar kolesterol LDL perlu diusahakan untuk selalu rendah, di bawah 130 mg/dL, dan kolesterol total di bawah 200 mg/dL. Kolesterol HDL dapat mencegah terjadinya oksidasi kolesterol LDL dan dapat mengurangi pembekuan darah. Untuk setiap kenaikan 1 mg/dL kolesterol HDL, resiko penyakit jantung koroner menurun hingga 2-3%.
SAWI PEMBERSIH UNSUR BERAT SELENIUM PADA TANAH
Beberapa tanah p
ertanian di California, Amerika Serikat, mengalami pencemaran unsur berat akibat air yang mengandung Selenium. 79Se, adalah unsur dengan massa jenis 4,8 Mg/m3 atau 4800 kg/m3. Se berada dalam satu golongan dengan O dan S pada tabel susunan berkala. Ketika air menguap , konsentrasi Se yang tertinggal dalam tanah menjadi terlalu tinggi, bahkan terlalu tinggi bagi tanaman pertanian. Sawi (Brassica juncsea) memiliki kekebalan alami terhadap unsur ini, dan mampu menyerapnya melalui akarnya. Sawi mampu tumbuh cepat, walau berada di lingkungan yang penuh cekaman (stress). Atas dasar kemampuan itulah para ilmuwan memilih sawi sebagai tanaman percobaan untuk menurunkan kadar Se dalam tanah. Para ilmuwan meningkatkan kemampuan sawi untuk menyerap Se dengan menambahkan gen ekstra yang menghasilkan enzim-enzim yang “lapar” Se.
ertanian di California, Amerika Serikat, mengalami pencemaran unsur berat akibat air yang mengandung Selenium. 79Se, adalah unsur dengan massa jenis 4,8 Mg/m3 atau 4800 kg/m3. Se berada dalam satu golongan dengan O dan S pada tabel susunan berkala. Ketika air menguap , konsentrasi Se yang tertinggal dalam tanah menjadi terlalu tinggi, bahkan terlalu tinggi bagi tanaman pertanian. Sawi (Brassica juncsea) memiliki kekebalan alami terhadap unsur ini, dan mampu menyerapnya melalui akarnya. Sawi mampu tumbuh cepat, walau berada di lingkungan yang penuh cekaman (stress). Atas dasar kemampuan itulah para ilmuwan memilih sawi sebagai tanaman percobaan untuk menurunkan kadar Se dalam tanah. Para ilmuwan meningkatkan kemampuan sawi untuk menyerap Se dengan menambahkan gen ekstra yang menghasilkan enzim-enzim yang “lapar” Se.PENTINGNYA KALIUM DALAM KEHIDUPAN

Kalium adalah unsur teringan yang mengandung isotop radioaktif alami. Unsur K alami dibentuk oleh isotop-isotop 39K, 40K, dan 41K. Dari ketiga isotop ini, isotop yang pertama dan isotop yang terakhir menunjukkan sifat yang stabil, masing-masing mempunyai kelimpahan sekitar 93,4% dan 6,6% dari keseluruhan Kalium di alam.
Isotop radioaktif alami 40K mempunyai waktu paruh 1,3 milyar tahun dan pada saat ini berada pada tahap akhir peluruhan radioaktifnya. Jumlah yang tersisa diperhitungkan tinggal 0,012% dari Kalium alami dan radiasinya semakin berkurang, sampai akhirnya tak berarti. Bila seseorang membuat asumsi yang cukup beralasan mengenai kecepatan peluruhan dan kelimpahan Kalium radioaktif serta energi yang dikeluarkan pada proses disintegrasi radioaktif, maka dapat dihitung bahwa panas yang dihasilkan akan cukup untuk mempertahankan bumi dalam keadaan cair. Barangkali ini ada kaitannya dengan pengerasan kerak kulit bumi.
LEBAH MADU

Lebah madu dapat dipandang sebagai ahli bangunan. Hal ini tampak nyata pada struktur sarangnya. Thomas Heles telah melakukan tinjauan secara matematik terhadap sarang lebah madu. Dalam laporannya ditunjukkan bahwa penggunaan lilin dan tata ruang dalam susunan sarangnya sangat optimal. Kalkulasi itu berdasarkan pada geometri sel-sel sarang, dan yang diperhitungkan hanya lilin dalam dinding-dinding tipis sel. Kira-kira 30% (dalam beberapa kasus lebih dari 50%) dari keseluruhan massa lilin dalam satu sel diisikan pada sisi-sisi yang relatif tebal, terutama pada tepi-tepi yang mengelilingi lubang masuk sel. Sisi-sisi ini menyusun bangunan yang strukturnya disesuaikan secara optimal, semacam jaringan yang luas yang menutup seluruh sarang dan mampu memindahkan getaran-getaran yang melintasi permukaannya.
BIOKERAMIK

Bahan keramik didefinisikan sebagai padatan non-logam dari alumina, silikat dan non oksida, dengan ciri-ciri: kompak, inert, lentur, licin dan ada yang bening (gelas). Keramik biasanya diolah dari pemanasan campuran bahan baku pada suhu tinggi (di atas 540oC). Sejak ribuan tahun yang silam orang telah dapat membakar tanah liat menjadi gerabah keramik, hingga saat ini kita temukan peralatan berupa jambangan, piring, gelas, ubin, isolator listrik, semikonduktor, dan dinding pesawat antariksa. Keramik dapat juga digunakan untuk memperbaiki dan merekonstruksi bagian tubuh yang cacat, seperti tulang dan gigi dan disebut biokeramik.
BAHAN BAKAR MINYAK DARI SAMPAH PLASTIK

Ironis sekali memang, selama ini kita menghadapi berbagai masalah dengan sampah plastik, karena sukar diurai sehingga merusak pemandangan dan mengganggu penyerapan air; kalaupun dapat didaur ulang biayanya relatif tinggi dan kualitas barangnya tidak sebaik produk plastik baru.
INTAN SINTETIK

Intan merupakan benda berharga yang banyak kegunaannya, baik sebagai perhiasan maupun pada peralatan yang membutuhkan kekerasan, seperti mata bor, pemotong kaca, pahat, alat penggiling dan sebagainya. Intan merupakan benda yang paling keras ada di alam ini. Di samping itu intan juga merupakan penghantar panas yang sangat baik sehingga dapat digunakan untuk penyerap panas pada peralatan elektronik dan komputer.
Ganggang Penghasil Hidrogen untuk Sel Bahan Bakar

Krisis energi yang mulai terasa sehubungan dengan menipisnya cadangan minyak bumi, membuat para ahli berpikir keras untuk mencari sumber energi alternatif. Dari sejumlah pilihan sumber energi, yang cukup menarik adalah sel bahan bakar hidrogen. Sel bahan bakar menggunakan oksigen dan hidrogen sebagai bahan bakar dan asam fosfat atau KOH sebagai elektrolit. Penggunaan KOH lebih baik karena merupakan elektrolit kuat. Keunggulan sel bahan bakar ini adalah: ringan dan bersahabat dengan lingkungan karena hasil akhirnya air. Di samping itu efisiensinya sangat tinggi yaitu mencapai 80%.
Bahasa Semut


Kita pasti pernah melihat rombongan semut berbondong-bondong menggotong makanan. Satu hal yang menarik adalah jika mereka bertemu satu sama lain, seolah mereka saling memberi hormat dan saling berkomunikasi. Hal menarik lain yaitu jika seekor semut menemukan makanan, maka ia akan "mengundang" teman-temannya dan dalam tempo yang sangat singkat, segera berdatangan semut-semut lain sehingga terjadi koloni semut cukup banyak. Demikian pula jika ada "musuh" akan segera berdatangan semut tentara yang besar-besar. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Bagaimana penjelasan ilmiah yang dapat diketahui ilmuwan saat sekarang?
SOAL KIMIA SNMPTN 2011 KODE 525
KIMIA SNMPTN 2011 KODE 525
31. Konfigurasi elektron ion X2+ yang memiliki bilangan massa 45 dan 24 neutron adalah...
(A) 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d1
(B) 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1
(C) 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d1
(D) 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d2
(E) 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d3
32. Jika 1,8 gram asam monoprotik tepat habis bereaksi dengan 100 mL larutan NaOH 0,2 M, maka massa molekul asam tersebut adalah...
(A) 30
(B) 60
(C) 90
(D) 120
(E) 180
33. Logam vanadium dihasilkan dengan cara mereaksikan vanadium pentaoksida dengan kalsium pada suhu tinggi. Reaksi yang terjadi (belum setara) adalah :
Ca + V2O5 → CaO + V
Jika 91 g V2O5 (Mr = 182) bereaksi dengan 120 g Ca (Ar = 40), maka jumlah logam vanadium (Ar = 51) yang dihasilkan adalah....
(A) 25,5 g
(B) 51,0 g
(C) 76,5 g
(D) 102,0 g
(E) 122,5 g
SOAL KIMIA SIMAK UI 2010 KODE 605
KIMIA
(A) 90 ml (D) 990 ml
(B) 100 ml (E) 1000 ml
(C) 900 ml
38. Persamaan laju reaksi:
H2SeO3 + 6I- + 4H+ → Se +2 I3- + 3H2O adalah v = k[H2SeO3][I-]8[H+]2.
Berapakah peningkatan laju reaksi jika kita meningkatkan konsentrasi ketiga reaktan sebesar dua kali lipat?
(A) 8 (D) 128
(B) 32 (E) 256
(C) 64
39. Diketahui rentang pH suatu indikator adalah sebagai berikut:
Metil jingga = 2,9-4,0 (merah-kuning)
Metil merah = 4,2-6,3 (merah-kuning)
Bromtimol biru = 6,0-7,6 (kuning-biru)
Fenolftalein = 8,3-10,0 (takberwarna-magenta)
Alizarin kuning = 10,1-12 (kuning-merah)
Dengan menggunakan salah satu indikator yang sesuai, larutan CH3COONa 0,2 M, dengan KaCH3COOH = 2 X 10-5 akan berwarna....
(A) merah (D) biru
(B) magenta (E) kuning muda
(C) kuning
SOAL KIMIA SNMPTN 2010 KODE 546
KIMIA
Petunjuk A : dipergunakan dalam menjawab soal nomor 31 sampai ke nomor 40
31. Konfigurasi ion besi (III), 26Fe3+ mempunyai elektron tidak berpasangan sebanyak
(A) dua
(B) tiga
(C) empat
(D) lima
(E) enam
32. Dalam 15,9 gram senyawa tembaga (I) sulfida
(Ar Cu = 63,5 dan S = 32) terdapat Cu sebanyak
(A) 6,35 g
(B) 12,70 g
(C) 15,90 g
(D) 25,40 g
(E) 31,80 g
33. Perhatikan reaksi berikut :
3TiO2(s) + 4BrF3(l) ----> 3TiF4(s) + 2Br2(l) + 3O2(g) Bila 1,6 gram cuplikan yang mengandung TiO2
(Ar Ti = 48, O = 16) menghasilkan 0,16 g O2, maka persentase (%) massa TiO2 dalam cuplikan tersebut adalah
(A) 4
(B) 8
(C) 16
(D) 20
(E) 25
SOAL KIMIA SNMPTN 2009 KODE 178
KIMIA
46. Unsur M memiliki 20 proton dan unsur X memiliki 35 proton. Senyawa yang dapat dibentuk dari M dan X adalah
(A) MX
(B) MX2
(C) M2X
(D) M2X3
(E) M3X2
47. Kalor yang dibebaskan pada pembakaran 1 gram gas C2H2 dapat menaikkan suhu 1 liter air dari 25°C menjadi 37°C (massa jenis air 1 g/mL) Jika kalor jenis air diketahui = 4,2 J/g °C, maka kalor pembakaran gas C2H2 dinyatakan dalam kJ/mol adalah
(Ar C = 12, H = 1)
(A) –50,4
(B) –237,4
(C) +237,4
(D) –1073
(E) –1310,4
48. Kalor pembentukan H2O(g), CO2(g), dan C3H8(g) masing-masing adalah x, y, dan z kkal/mol. Pembakaran C3H8(g) secara sempurna menjadi CO3(g) dan H2O(g) melibatkan kalor sebesar
(A) 4x + 3y – z
(B) 3x + 4y – z
(C) –3x – 4y – z
(D) –4x – 3y + z
(E) 4x – 3y + z
SOAL KIMIA SNMPTN 2008 KODE 202
KIMIA
46. Nama senyawa hidrokarbon dengan rumus
CH3 - CH - C ≡ C - CH3
. . . . . . |
. . . . . .C2H5
adalah
(A) 4-metil-2-heksuna
(B) 4-etil-2-pentuna
(C) 4-etil-2-pentena
(D) 4-metil-2-heksena
(E) 4-etilpentena
47. Jika 0,3 mol logam alumunium dioksidasi, maka dihasilkan
(A) 0,15 mol Al2O
(B) 0,15 mol Al2O3
(C) 0,30 mol AlO3
(D) 3,00 mol Al3O2
(E) 3,00 mol Al2O
48. Koefisien reaksi yang benar untuk reaksi redoks
Al + NO3– -----> Al(OH)4– + NH3 adalah
(A) 3 Al + 8 NO3–
(B) 8 Al + 3 NO3–
(C) 2 Al + 4 NO3–
(D) 4 Al + 2 NO3–
(E) Al + 3 NO3–
Langganan:
Postingan (Atom)
